Showing posts with label SMART EMPLOYEE. Show all posts
Showing posts with label SMART EMPLOYEE. Show all posts

Friday, April 20, 2012

Faktor Penghambat Karir Wanita

Anggapan yang meremehkan peran perempuan di dunia kerja tak semestinya terpelihara. Perempuan memiliki kualifikasi tinggi yang membuatnya berhasil meraih pencapaian tertinggi dalam karier termasuk sebagai pengambil keputusan. Kualifikasi seperti intelejensi yang tinggi, kemauan bekerja keras, mudah akrab, sampai tingkat ketelitian yang tinggi, dimiliki kaum hawa.

Bahkan, menurut survei yang dilakukan oleh perusahaan nirlaba, Catalyst, bos perempuan justru akan membuat laba perusahaan akan semakin meningkat.Di Indonesia sendiri, perempuan juga sudah banyak mengambil peranan penting dalam bisnis dan dunia kerja.

Namun, untuk mendapatkan posisi tinggi dalam bisnis dan karier, para perempuan harus berjuang keras dan menempuh cara yang tak mudah. Menurut riset yang dilakukan oleh Accenture, pertumbuhan karier perempuan di Indonesia didorong oleh beberapa hal. Di antaranya, 40 persen eksekutif perempuan Indonesia lebih mengedepankan kerja keras untuk meraih sukses dalam karier, 22 persen kepercayaan diri, 14 persen soft skill. Riset Accenture ini melibatkan 3.900 eksekutif bisnis, laki-laki dan perempuan dari 31 negara, termasuk Indonesia.

Selain itu, riset ini juga menunjukkan bagaimana para perempuan mengambil langkah aktif untuk mengelola karier mereka, termasuk untuk menerima tanggung jawab yang berbeda (58 persen), mengikuti pendidikan atau pelatihan lanjutan (46 persen), sampai bekerja dengan waktu yang lbih panjang (36 persen).


Meski perempuan memiliki kemampuan untuk mengembangkan karier, mereka masih mengalami beberapa hal yang menghambat kemajuan kariernya.
Ada banyak tantangan yang dihadapi oleh perempuan Indonesia, termasuk untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti rekan-rekan pria lainnya. Perusahaan di Indonesia perlu menyesuaikan fungsi-fungsi sumber daya manusianya untuk sepenuhnya bisa memanfaatkan kemampuan dan kompetensi perempuan Indonesia di tingkat eksekutif.

Penelitian yang dilakukan Accenture menyebutkan sejumlah hambatan terbesar yang dialami perempuan dalam meningkatkan kariernya. Di antaranya minimnya kesempatan yang diberikan, sekitar 42 persen responden mengakuinya. Faktor lain yang juga menghambat karier perempuan adalah ketidakjelasan jenjang karier di perusahaan tempat bekerja. Responden yang mengakui hal ini jumlahnya dua kali lipat lebih besar dibandingkan mereka yang melihat tanggung jawab keluarga seperti mengurus anak dan keluarga sebagai penghambat dalam berkarier.

Ada sekitar 20 persen eksekutif perempuan yang mengakui bahwa karier mereka terhambat ketika sudah berkeluarga dan punya anak. Hal ini disebabkan karena perempuan kesulitan mengatur keseimbangan waktu antara pekerjaan dan keluarga. Tak hanya itu, penelitian ini juga menyebutkan karier perempuan cenderung melambat, 40 persen disebabkan penurunan ekonomi pada 2008. Krisis ekonomi ini nyatanya berakibat pada penurunan karier dan ekonomi kaum perempuan, termasuk PHK.

Bagaimana dengan karier Anda, apa yang menjadi penghambat terbesarnya?

Tuesday, April 10, 2012

Cara Membuat Kesan Pertama Yang Baik Di Hari Pertama Kerja

Tidak ada yang lebih menegangkan dari wawancara kerja sampai keputusan kepastian diterima atau tidak di perusahaan yang di lamar. Ketika anda diterima langsung pikiran melayang membayangkan hari pertama anda dimana meja kerja sudah menunggu, dengan bertemu banyak orang baru yang masih asing, suasana yang baru plus beberapa pasang mata karyawan lama akan tertuju pada anda di hari pertama kerja, mungkin diantaranya anda yang begitu antusias menyambut tapi tak jarang pula yang menatap dengan tatapan seolah ingin menerkam anda. Situasi seperti ini sering terjadi dan normal didunia perkantoran, dan mungkin anda salah satu yang pernah mengalaminya. Anda harus siap menghadapi situasi sulit seperti ini di hari pertama kerja.
Tentunya situasi ini terkadang membuat anda stress dan terkadang mengalami sulit tidur untuk beberapa kasus tertentu. Namun ada cara yang menyenangkan untuk melalui hari pertama anda dengan memberikan kesan yang baik pada teman-teman baru dan tentunya Bos baru anda.
1. Persiapan Pagi Hari
Bangunlah lebih awal dari hari-hari biasa anda bangun di pagi hari agar bisa datang 15 menit lebih awal. Mungkin anda akan membutuhkan lebih banyak dari itu ketika lalu lintas tak bersahabat karena kemacetan di pagi hari dengan melalui rute ke kantor yang masih asing. Belum lagi anda harus mencari tempat parkir dan meja baru anda di kantor. Selain memiliki ekstra waktu yang cukup di pagi hari, bangun lebih awal juga memungkinkan anda untuk dapat mempersiapkan mental di hari pertama kerja.
2. Di Kantor
Menjadi anak manis di hari pertama kerja sepertinya tidak berlebihan, selain memberikan kesan profesional hal ini juga akan memberikan kesan yang baik untuk seorang karyawan baru. Tunda dulu kebiasaan-kebiasaan lama di kantor lama sebelum anda benar-benar mendapatkan kesan apa yang anda harapkan di hari pertama kerja. Aktifkan Handphone dalam posisi silent karena orang-orang di sekitar anda mungkin akan merespon negatif ketika suara ring tones handphone anda terlalu berisik. Plus, hindarkan juga online di sosial network di saat jam kerja dengan teman-teman nongkrong anda yang menanyakan hari pertama kerja anda.
3. Bersosialisasi dengan Rekan Baru
Tak ada waktu terbaik untuk mengeluarkan sisi ekstrovert batin anda daripada hari pertama anda bekerja. Sapalah setiap orang yang berjalan melalui meja anda dengan senyuman, perkenalkan diri dan tanyakan apa peran mereka di perusahaan tersebut. Jika anda termasuk orang yang susah mengingat nama orang dalam sekilas, cobalah untuk mengulang-ngulang namanya dalam sesi percakapan tersebut, selain anda akan membantu mengingat namanya hal itu akan menunjukan bahwa anda ramah dan mendengarkan.
Salah satu moment terbaik untuk mengenal rekan kerja baru anda adalah saat makan siang. Anda bisa minta ijin untuk bergabung dalam satu meja dengan rekan baru kerja anda, ini adalah peluang besar untuk menemui karyawan lain dan menunjukan bahwa anda adalah seorang yang ramah dan bisa di terima dengan baik.
4. Menutup Jam kerja dengan Kesan yang baik
Jika jam kantor anda selesai jam 5 sore, tidak ada salahnya jika anda sedikit berlama-lama dikantor setelah jam kantor walaupun sebenarnya anda ingin segera angkat kaki dari ruangan tersebut. Jadilah orang yang bukan pertama meninggalkan ruangan untuk menunjukan ke rekan kerja anda bahwa anda datang ke situ bukan hanya untuk mengumpulkan gaji tapi juga belajar.
Anda bisa merapikan meja kantor sebelum pulang, menyelesaikan form dokumen dari HRD, membuat catatan yang anda pelajari hari tersebut dan jangan lupa untuk mengingat atau menulis nama-nama orang yang mungkin berhubungan dengan anda di esok harinya.

Congratulation!! You've officially survived on your first day of work. You're well on your way to being a star employee.